S e k o l a h  A l a m  K A N D A N K  J U R A N K  D O A N K

 

 

S e k o l a h  A l a m  K A N D A N K  J U R A N K  D O A N K

 

 
     
 
Hidup Adalah Proses. Proses Adalah Perubahan. Dan Perubahan Itulah Yang Menandakan Kita Hidup
 
 

►►dikDOANK

►►► acaraDOANK

►►► fasilitasDOANK

►►► kontakDOANK

 

 

 

►►► galeriDOANK

►►► crewDOANK

  ►►► ngomongDOANK 

►►► kritik & saranDOANK

 
 
Hidup Adalah Proses. Proses Adalah Perubahan. Dan Perubahan Itulah Yang Menandakan Kita Hidup
 
 
 

  LOKASI KANDANK JURANK DOANK 

 

 

 

Subhanalloh...., ketika saya mengalami kegelisahan untuk memikirkan tempat belajar buat anak-anak, saya melihat ada tempat yang menyerupai dengan jurang. Tempat ini berada di pinggir sawah, dan berdekatan dengan rel kereta api. Di tempat ini dulu banyak orang bilang tempat untuk jin buang anak. Jujur saja, tanah ini dulu harganya 1 meter-nya 60 ribu. Tanpa berfikir panjang ahirnya tanah ini saya beli. Dan....

 

 
 
 

Saya mulai menggambar sketsa. 

 

 

 

Sebuah desain yg sederhana sekali.

 

 

  Ahirnya jadi seperti ini. Lihatlah, tidak ada yg mahal. Di dekat bangunan ini sebenarnya ada rumah janda yang hidup sebatang kara. Banyak orang bilang sebenarnya rumah janda itu mengganggu pemandangan. Saya bilang kepada mereka kenapa orang kaya harus menguasai.

Terus tiba-tiba orang tua itu bilang kepada saya ; "Om Dik rumahnya mau saya jual". Saya tanya kenapa? "Ibu mau pindah. Ibu sudah nggak kuat lagi".  Lantas saya bilang; "Ya sudah, Ibu rumahnya saya beli. Tapi rumah ini Ibu angkat".

Ahirnya rumah itu dipreteli satu per satu dan dipindah. Setelah tanah itu saya beli, 2 minggu berikutnya org tua itu meninggal. Kalau soal kebetulan sudah sering banget. Jadi menurut saya tidak ada istilah kebetulan.

Jika teman-teman melihat tempat ini banyak kandang-kandang. Dan kenapa namanya “Kandank Jurank Doank.”

Saya ingin katakan kepada teman-teman : bahwa interpretasi manusia terhadap cinta salah. Kalau cinta bagi dikDOANK adalah cinta yang membebaskan dalam arti yang positif. Kalau orang cinta sama burung maka mereka akan beli, dikandangin, dikasih makan, dikasih minum, dinikmati suaranya, tapi orang itu lupa bertanya ; “hei burung kamu mau apa?” Jawab burung itu pasti aku mau terbang! Aku mau bebas!

Harusnya sesuai dengan sabda Rosulullah ; tanamlah sebiji maka dia tumbuh, tinggi batangnya, lebat daunnya, terus kita merasa teduh  di bawahnya. Konsekuensi dari keteduhan itu adalah menyapu. Dan burung akan datang dengan sendirinya tanpa kita beri makan.

Jadi apa yang kau risaukan kata Rosulullah. Maka burung-burung itu akan makan setiap kali dia lapar dan kalau sepanjang musim kemarau dia tinggal menukik di lautan dan ikan-ikan itu banyak yang tergenang.

Kurang lebih seperti itu penjelasan tentang filosofi "kandank Jurank Doank". Jika teman-teman (yang beragama islam) ingin mengetahui lebih dalam lagi soal filosofi "Jurank Doank" maka teman-teman bisa membaca Al-Qur'an pada surat Toha.

 

 
   

 
 

 

Di tempat ini anak-anak memajang karya. Jadi mereka punya kebanggan. Mereka punya semangat untuk menghargai hasil karyanya sebelum mereka menghargai karya orang lain. Kelak jika mereka sudah dewasa akan biasa terdidik menjadi generasi penemu. Bukan menjadi generasi peniru dan penjiplak!

 

 
 
  Yang tadi kalian lihat di sawah menyerupai sebuah jurang, ahirnya menjadi seperti ini. Seandainya teman-teman sudah keluarga, maka tempat ini bisa dibangun rumah menjadi 2 tingkat.

Tapi Subhanallah, saya dikarunia istri dan ketika saya beli tanah ini istri saya tidak banyak tanya dan tidak tahu kenapa tiba-tiba saya berfikir : untuk apa ya?

Ahirnya saya bayangin bahwa tempat ini adalah sebuah pondasi yg nantinya akan jadi tempat duduk buat anak-anak ketika mereka belajar.

 
 
 

 

Maka jadinya seperti inilah suasana belajar di Kandank Jurank Doank. Di tempat yang saya bayangin jadi pondasi ini mereka mulai belajar berbagi dan menghargai kebersamaan. Mereka mulai belajar menjunjung kejujuran dan keihlasan. Tempat ini kami menyebutnya Ruang A.

 

 
 
  Dan Ini ruang B (rumah janda sebatang kara yang menjual tanah kepada saya tadi).

Teman-teman bisa melihat ada banyak batu-batu kali, batu china yang datang pada zaman penjajahan di mana musim panen palawija maka perahu china datang kesini dan mereka membawa batu untuk pemberat kapal. Lantas mereka membawa palawija dan batu-batu ini di letakkan. Jika teman-teman tahu, bahwa batu ini adalah batu antik namanya batu china. Satu batu  harganya 75 ribu.

 
 
 

Seperti inilah jadinya. Jangan lihat yang sekarang. Kita lihat prosesnya. Jadi tidak ada istilah dalam diri kita kurang ini-kurang itu. Karena semua itu yg memberikan Allah SWT.

Saya hanya sekedar ingin mengingatkan kepada teman-teman : bahwa Guru itu derajatnya dihadapan Allah paling tinggi.

Siapakah orang yang bahagia itu. Yang pertama : orang yang bahagia adalah orang yang dikaruniai umur panjang. Amalannya soleh.

Yang kedua :  siapakah orang yang beruntung itu? Orang yang beruntung adalah orang yang diberikan kekayaan, dititipkan oleh Allah, dan mereka punya kepedulian. Teman-teman iri nggak jika melihat orang uangnya trilyunan, tapi semua tempat dibangunnya untuk kemaslahatan orang banyak.

Tingkatan yang ketiga sebenarnya yang membuat kita iri. Siapakah orang yang diridloi oleh Allah SWT di mana kakinya berpijak dibelahan bumi manapun Allah Ridlo. Dialah Guru. Guru....

 
 
 
   
 
Hidup Adalah Proses. Proses Adalah Perubahan. Dan Perubahan Itulah Yang Menandakan Kita Hidup
 
 

►►dikDOANK

►►► acaraDOANK

►►► fasilitasDOANK

►►► kontakDOANK

 

 

 
 

►►► galeriDOANK

►►► crewDOANK

  ►►► ngomongDOANK 

►►► kritik & saranDOANK

 
 
Hidup Adalah Proses. Proses Adalah Perubahan. Dan Perubahan Itulah Yang Menandakan Kita Hidup

 

KOMUNITAS KREATIFITAS KANDANK JURANK DOANK @ 2007

 

web design  : sujud kabisat